Institut Teknologi Bandung

Pengguna Internet

Download PDF

Kebijakan aturan TI ITB

USDI Sebagai Pengelola TI ITB

Sebagai institusi pendidikan, ITB sudah selayaknya untuk concern terhadap bidang yang ditekuninya, yaitu pendidikan, penelitian, dan Ilmu pengetahuan. Dengan latar belakang tersebut, maka DITSTI sebagai pihak penyelenggara koneksi Internet di ITB menghimbau para pengguna untuk:

  1. Melakukan browsing secara efektif yaitu jika pekerjaan atau tugas mengharuskan pengguna untuk menelusuri Internet, atau bila memang hanya untuk refreshing, dilakukan seperlunya saja.
  2. Selektif terhadap URL/content yang diakses, yaitu yang berkaitan dengan fungsi ITB sebagai lembaga pendidikan dan penelitian, dan diperbolehkan mengakses situs berita, hiburan dan informasi di dalam batas kewajaran.
  3. Melakukan koneksi langsung ke server proxy itb, terkecuali memiliki koneksi lain selain dari internet itb (multilink).
  4. Memantau content yang didownload, termasuk di dalamnya adalah content yang spesifik terhadap jenis file. File dengan ukuran yang besar (di atas rata-rata) agar dipertimbangkan kembali sebelum didownload, karena selain lamanya waktu yang dibutuhkan, juga akan ikut mengambil pipa saluran koneksi ITB yang tentunya akan memperlambat koneksi, baik bagi dirinya dan juga semua pengguna Internet di ITB. Kami menetapkan aturan kuota akses internet per hari sebesar 6GB. Jika dalam satu hari, besarnya akses internet melebihi kuota per hari, maka:
    • Jika dalam satu hari mengakses lebih dari sama dengan 20GB, akun akan diblok.
    • Jika dalam satu hari mengakses lebih dari 6GB dan kurang dari 20GB, kelebihan akses akan dicatat oleh sistem sebagai overkuota dan akan diakumulasikan dengan overkuota di hari lainnya.
    • Jika total akumulasi overkuota sudah lebih dari sama dengan 20GB, akun akan diblok.
  5. Blok akun:
    1. Total akumulasi overkuota antara 20GB sampai 25GB, akun akan diblok 10 hari.
    2. Total akumulasi overkuota antara 25GB sampai 30GB, akun akan diblok 20 hari.
    3. Total akumulasi overkuota antara 30GB sampai 35GB, akun akan diblok 30 hari.
    4. Total akumulasi overkuota lebih dari sama dengan 35GB, akun akan diblok 60 hari.
  6. Pembukaan Blok akun:
    1. Blok akun akan otomatis dibuka oleh sistem jika telah melewati batas waktu blok yang telah ditentukan.
    2. Khusus untuk akun Mahasiswa Reguler, jika user ingin membuka blok sebelum waktu yang telah ditentukan, maka user wajib membayar denda overkuota sebesar Rp500,00 per 100MB overkuota yang dilakukan.
    3. Pembayaran denda overkuota khusus untuk Mahasiswa Reguler dibayarkan ke Comlabs ITB.

Larangan

  1. Menggunakan account secara bersama-sama, baik pada waktu yang bersamaan atau tidak.
  2. Melakukan autentikasi gagal yang berulang-ulang, ini bisa terjadi bila pengguna menggunakan aplikasi download manager atau sejenisnya, untuk menuju site tertentu.
  3. Kami menetapkan aturan kuota akses internet per hari sebesar 6GB. Jika dalam satu hari, besarnya akses internet melebihi kuota per hari, maka akan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
  4. Dilarangan mengakses Internet dengan total akses lebih dari 20GB dalam kurun waktu tiga hari berturut-turut. Total Akses Internet melebihi 20GB dalam kurun waktu tiga hari berurutan akan menyebabkan akun terblok.

DITSTI sebagai penyelenggara dan pemelihara koneksi Internet di ITB akan memantau trafik web serta content yang diakses oleh para pengguna ITB, dan bilamana melanggar peraturan atau hal-hal negatif lain, akan dikenakan tindakan yang dianggap perlu, mulai dari peringatan, penonaktifan account, hingga tindakan tegas secara resmi yang secara detail bisa dilihat pada bagian hukuman.

Sanksi

Sanksi dibagi dalam 3 tingkatan dan pinalti, yaitu:

Sanksi Tingkat Pertama

Diberlakukan bagi pengguna yang melanggar salah satu dari hal yang telah disebutkan sebelumnya, baik secara explisit atau implisit, sebanyak SATU kali.

1. Account INA akan dibekukan selama 2 bulan.
2. DITSTI akan memberikan peringatan tertulis kepada pelanggar.
3. DITSTI akan memasang pelanggar dalam situs resmi.

Sanksi Tingkat Kedua

Sama dengan tingkat pertama, hanya berbeda telah DUA kali melanggar. Dan juga berlaku jika yang bersangkutan tidak mentaati hukuman tingkat pertama.

1. Account akan dihapus selamanya.

2. DITSTI akan membatalkan semua perjanjian term & condition secara sepihak terhadap pelanggar tanpa pengembalian uang berlangganan yang telah dibayarkan.

3. DITSTI akan memberikan surat peringatan kepada Unity tempat pelanggar bernaung dengan tembusan kepada pihak rektorat.

4. Pelanggar tidak diperkenankan untuk mendaftar akun INA kembali.

5. DITSTI akan memberikan pengumuman resmi pada web site resmi untuk melarang pelanggar mengakses layanan apa pun.

Sanksi Tingkat Ketiga

Sama dengan tingkat pertama, hanya berbeda telah TIGA kali melanggar. Dan juga berlaku jika yang bersangkutan tidak mentaati hukuman tingkat kedua.

DITSTI akan menyerahkan kasus ini ke pihak rektorat untuk bisa diselesaikan lebih lanjut .